KKG PAI Kota Balikpapan | Balikpapan — SDN 006 Balikpapan Kota melaksanakan kegiatan In House Training (IHT) bertema “Peningkatan Kompetensi Guru untuk Berorientasi pada Peserta Didik” pada Selasa (27/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di sekolah tersebut menghadirkan Anna Wahyu Wijayanti, M.Pd., sebagai pemateri. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru dan staf serta dihadiri Kepala SDN 006 Balikpapan Kota, Yutmiatin, S.Pd., M.M. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi pendidik dalam merancang pembelajaran yang bermakna, kontekstual, dan berpusat pada kebutuhan peserta didik.
Dalam pemaparannya, Anna Wahyu Wijayanti, M.Pd., menekankan pentingnya menentukan tujuan pembelajaran sebelum mengembangkan konten atau media pembelajaran. Guru perlu memastikan bahwa materi, aktivitas, dan asesmen yang dirancang selaras dengan tujuan yang ingin dicapai. Pembelajaran mendalam juga perlu didukung oleh literasi dan numerasi sebagai alat untuk membantu murid memahami informasi, mengolah data, dan mengembangkan kemampuan berpikir. Selain itu, pembelajaran berdiferensiasi menjadi strategi untuk mengakomodasi keragaman kemampuan, minat, dan kebutuhan belajar setiap murid.
“Pembelajaran yang bermakna perlu dirancang dengan tujuan yang jelas, berorientasi pada kebutuhan peserta didik, serta memberikan kesempatan kepada setiap murid untuk berkembang sesuai potensinya,” ungkap Anna Wahyu Wijayanti, M.Pd., selaku pemateri dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan IHT juga membahas penerapan strategi pembelajaran melalui kolaborasi, permainan edukatif, dan proyek yang dapat meningkatkan keterlibatan murid. Dalam kegiatan kolaborasi, murid dapat dilatih membandingkan informasi, membedakan fakta dan opini, menyusun pernyataan jika-maka, serta menarik kesimpulan berdasarkan informasi yang tersedia. Sementara itu, permainan edukatif perlu diawali dengan penyampaian informasi, tujuan, dan aturan yang jelas agar kegiatan berlangsung terarah. Berbagai strategi tersebut diharapkan dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kerja sama, dan pemecahan masalah.
“Guru tidak hanya bertugas menyampaikan materi, tetapi juga merancang pengalaman belajar yang kontekstual, menyenangkan, dan mendorong murid untuk aktif berpikir, berkolaborasi, serta bertanggung jawab,” jelas Anna Wahyu Wijayanti, M.Pd., saat menyampaikan materi kepada para peserta.
Melalui kegiatan ini, para guru diharapkan mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas. Salah satu hal yang menjadi perhatian ialah mengubah peraturan kelas menjadi kesepakatan bersama agar murid turut berperan dalam membangun kedisiplinan dan tanggung jawab. Kepala sekolah bersama seluruh guru dan staf berkomitmen mendorong budaya belajar, refleksi, kolaborasi, dan inovasi di lingkungan sekolah. Dengan semangat terus belajar dan bertumbuh, SDN 006 Balikpapan Kota berupaya mewujudkan pembelajaran yang berkualitas, inklusif, dan berpusat pada murid.
Jurnalis: Aznur Panca Saputra
Editor: Runza



