Selamat Datang di Blog KKG PAI Balikpapan, Silahkan dibaca dan dipelajari untuk adik-adik yang saat ini belajar di rumah

Penjelasan Materi PAI Kelas 2 BAB 9

Al-Quddus

Assalamu’alaikum warohmatullaahi wabarokaatuh

Anak-anakku soleh dan solehah.

Berjumpa lagi dengan saya ibu/bapak ….

Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga kalian semua selalu dalam keadaan sehat wal’afiat.

Namun sebelumnya, bagi kalian yang belum subscribe chanel PAI TV silahkan subscribe dulu ya… tekan tombol like, share, dan coment, agar chanel ini bisa terus berkembang dan memberikan manfaat bagi kita semua.

Baiklah anak -anak yang sholeh sholeha, sebelum belajar kita mulai, terlebih dahulu kita membaca doa sebelum belajar agar apa yang kita pelajari hari ini bisa bermanfaat dan mudah kita fahami. Aamiin

Auzu billahi minasy syaithonirrojim

Bismillahirrahmaanirrahim, Robbi zidni ilman, warzuqni fahman.

Allah Swt. Mahasuci. Dia menyukai orang yang menyucikan diri. Menyucikan diri artinya membersihkan hati dari sifat-sifat tercela, membersihkan badan, pakaian, dan tempat dari sesuatu yang kotor. Allah menciptakan alam semesta. Dia adalah zat yang sempurna.

        Allah tidak mempunyai kekurangan seperti manusia. Manusia sering lupa, dan melakukan kesalahan. Allah tidak pernah lupa. Allah tidak pernah melakukan kesalahan. Dia tidak memiliki kekurangan satu pun. Kita harus meyakini bahwa Allah Mahasuci. Lafal subhanallah 

    Al-Quddus artinya Allah Mahasuci. Al-Quddus adalah salah satu Asmaul Husna. Allah memiliki 99 Asmaul Husna. Asmaul Husna terdapat dalam Al-Qur'an. Allah tidak memiliki kelemahan seperti makhluk-Nya. Guna meneladani al-Quddus, kita harus menyucikan diri dari segala niat jahat. Kita harus membersihkan hati, membersihkan badan dari kotoran, dan membersihkan pakaian dari najis. Najis adalah sesuatu yang kotor yang harus dibersihkan.

    Dengan meyakini bahwa Allah Mahasuci kita dapat menerima segala ketetapan Allah dan tidak berprasangka buruk kepada-Nya. Kita juga harus bersikap rendah hati (tawaduk). Kita bukanlah manusia yang sempurna. Hanya Allah-lah yang Maha Sempurna. Kita tidak pantas menyombongkan diri. Allah Swt. menyukai orang-orang yang tawaduk. Tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini. Kita harus menerima kekurangan orang lain dalam kehidupan sehari-hari. Justru jika kita mengetahui kekurangan orang lain, kita harus menolongnya dengan ikhlas karena Allah.

Mari kita akhiri dengan bacaan hamdalah  doa kafaratul majlis . alhamdulilaahirobbil’alamiin subhanakalaahumma wabihamdika asyhadu anla ilahailla anta astaghfiruka waatuubu ilaik.

Wassalamu’alaikumwarohmatullaahi wabarokaatuh

Anak-anak bisa langsung simak juga videonya...!!!

Al-Quddus

LihatTutupKomentar